- Jumlah air di laut kurang lebih 1,3 milyar kilometer kubik. Sayangnya air ini tidak dapat diminum, kecuali dengan proses penyulingan yang rumit dan mahal.
- Ada harapan baru bagi harimau Jawa yang diperkirakan sudah punah itu. Di kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Banyuwangi, ditemukan jejak kaki, cakaran kuku, dan bulu yang berasal dari harimau.
- Terumbu karang dalam kondisi yang sangat baik di Indonesi tidak benar cuma tinggal 6,02% saja. Hasil Reef check 1997 yang didukung 58 sukarelawan penyelam dan 9 peneliti selama 2 setengan bulan berhasil mengumpulkan data di 29 titik lokasi di 12 tempat. Secara umum, terumbu karang yang dalam kondisi baik sekitar 36,3 %. Dari semua titik lokasi, lokasi paling jelek terdapat di Teluk Kungkungan Selat Lembah, 13,13%. Sedang presentase karang hidup yang tinggi, 53,52 % ditemukan di Taman Nasional Karimun Jawa, kabupaten Jepara. Data ini bisa saja berubah dalam tahun ini, jika gaya hidup manusia tidak ramah dengan alamnya, bisa saja terumbu karang yang jadi tempat hidup ikan bertambah rusak.
- Para nelayan di Teluk Dalam Mata Passo, Ambon, terganggu mata pencahariannya akibat sedimentasi lumpur hasil erosi perbukitan disekitarnya. Sedimentasi setebal 2 meter itu menutup akar napas bakau sehingga tumbuhan mati dan ikan pun pergi. <kompas>
INI ADA INFO LAGI SEPUTAR LINGKUNGAN DARI BERBAGAI SUMBER :
Indonesia sebagai negara penghancur hutan tercepat di dunia, hal ini diumumkan oleh Greenpeace Indonesia beberapa waktu lalu.
Bulan Juni 2006 pada pila dunia Jerman, ternyata ikut menyumbangkan karbondioksida yang cukup banyak. Federasi sepakbola mengetahui hal ini, maka untuk menguranginya adalah melakukan pengurangan emisi di tempat lain. Sumbangan karbondioksida ini bisa saja dari bertambahnya jumlah manusia (penonton, official, dll) dan jumlah kendaraan bermotor.
Di Filipina 2006 terjadi longsor sampai perbukitan disana terbelah dan mengubur masyarakat di bawahnya yang berjumlah ratusan orang. Hal ini karena disebabkan adanya penebangan hutan yang tidak terkontrol.
150 dollar = harga untuk 1 porsi Sup Sirip Hiu, 70 juta ekor hiu terbunuh hanya untuk menjadi hidangan istimewa yaitu Sup Sirip Hiu yang menjadi favorit di Cina. Kadang hiu itu dimasukkan di air laut kembali setelah nelayan mengambil siripnya saja. Jadi ikan hiu itu dipotong siripnya dalam keadaan hidup-hidup.
Menanam pohon = mengobati daratan yang terluka. 1 pohon dewasa dapat menyerap 20 kg karbondioksida setiap tahunnya.
Maret 2006 kadar asam dilaut ternyata bertambah. Semakin banyaknya asam di laut akan mengakibatkan punahnya kerang dan makhluk kecil dilaut. Hal ini berbahaya karena mereka menghasilkan oksigen yang berguna untuk manusia bernafas dan 70% di atmosfir oksigennya berasal dari makhluk kecil ini.
Bernafas di Bombay, India = 2 setengah bungkus rokok dalam sehari.
Juni 2006 lapisan ozon bertambah 16% lebih cepat dari perkiraan ilmuan yaitu seluas Amerika dan Rusia.
Manusia adalah variabel terpenting, semua ada ditangannya. Bumi ini bisa baik atau tidak semuanya tergantung manusia. Maka berbuatlah sesuatu untuk menolong bumi ini apapun dan siapapun kita, gunakanlah apa yang kita miliki karena untuk memperbaiki bumi ini.